Senin, 06 Agustus 2018

Pura Besakih

Pura Besakih dibangun di lereng Gunung Agung, Karangasem, Bali. Ini adalah pura terbesar dan terpenting untuk melakukan peribadatan bagi umat Hindu di Bali. .
.


Setiap tempat pasti punya ciri khas tersendiri. Kearifan lokal mempengaruhi bentuk bangunan tempat peribadatan. Sama, di Indonesia memiliki ciri khas tersendiri yang tak bisa ditinggalkan atau diganti dengan kebudayaan luar negeri. Kalau dibandingkan dengan kuil-kuil Hindu di Sri Lanka dan India, pura-pura di Bali adalah bukti nyata ciri khas Indonesia. Sangat menarik dan tidak begitu seram meskipun banyak patung-patung dewa yang tak terbiasa dengan pengalaman kita.
.
.
Aku bilang Indonesia punya ciri khas sendiri. Makanya bangunan-bangunan kuno yang digunakan sebagai tempat ibadah umumnya adalah bangunan dengan konsep dan bentuk sesuai dengan keadaan sekitar. Bangunan ibadah dari apapun agamanya, di Indonesia, selalu menonjolkan ciri khas Indonesia. Meskipun keenam agama yang diakui negara Indonesia semuanya adalah agama impor, atau agama yang lahir bukan di negeri sendiri, tempat-tempat ibadahnya umumnya disesuaikan dengan keadaan sekitar. Memang agama-agama seharusnya masuk tanpa merusak budaya lokal. .
.
Budaya Bali tetap terjaga saat agama Hindu diperkenalkan. Dari segi berpakaian bisa kita lihat. Agama Hindu yang berasal dari India, diperkanalkan masuk ke Indonesia tanpa merusak pakaian adat Bali. Kalau di India umumnya masyarakatnya memakai pakaian bersari dengan pinggang yang terbuka sehingga pusarnya kelihatan, di Bali pakaian semacam itu tak ditemukan. Masyarakat Hindu Bali tetap mempertahankan pakaian adat mereka. .
.
Sama halnya meskipun agama Buddha juga berasal dari India, pakaian adat India tak merusak pakaian adat dari daerah-daerah Indonesia (kecuali bhikkhu yang harus berjubah dan gundul).
.
.
Kita boleh saja mengikuti ajaran-ajaran agama-agama impor. Namun kalau bisa jangan sampai hanya karena kita menganut agama itu lantas kita meninggalkan budaya dan adat kita sendiri. Pepatah mengatakan 'Jangan sampai kita menjadi kacang yang lupa pada tanahnya.' .
.
Kita Indonesia. Jadilah Muslim, Umat Kristen, umat Katolik, Buddhis, Umat Hindu, dan Umat Konghucu Indonesia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mewujudkan Harapan

Berharap menjadi sukses dan hidup makmur merupakan harapan yang wajar bagi manusia pada umumnya. Kita semua mengakui itu. Tak ada satu pun ...