Rendahkanlah hatimu serendah-rendahnya hingga orang lain tak dapat merendahkanmu. Sebab hanya dengan rendah hati, kesombongan dan ego akan mengalah dengan sendirinya. Rendah hati tak akan membuatmu menjadi manusia rendah. Sama seperti murah hati yang tak akan membuatmu menjadi manusia murahan. Justru rendah hati membuatmu menjadi manusia berkualitas tinggi. Murah hati membuatmu menjadi manusia yang lebih mulia.
Kesombongan tak akan pernah menjadikan seseorang menjadi lebih unggul dari orang lain. Dan tinggi hati tak akan pernah menjadikan seseorang menjadi lebih tinggi dari orang lain. Kesombongan dan tinggi hati justru akan membuatnya menjadi terlihat rendah di mata orang lain.
Betapa banyak konflik muncul karena ego yang tak terkendali dan kurangnya rendah hati. Merasa yang paling benar dan mudah menyalahkan yang lain adalah penyebab mendasar munculnya konflik. Sebelum sampai pada konflik yang melibatkan dua belah pihak, ketika seseorang tak mampu mengontrol egonya sendiri, sesungguhnya ia sudah berkonflik dengan dirinya sendiri.
Ego seringkali memaksa seseorang untuk menjadi yang paling benar. Akibatnya sulit untuk menerima kritik dan masukan. Padahal tak selalu kritik dan masukan itu adalah buruk. Tak selalu orang yang mengkritik berniat untuk menjatuhkan. Ada kritikan yang bersifat konstruktif. Melalui itu orang lain mengajak kita untuk berbenah diri. Pada saat itu kita perlu rendah hati, sebab tanpa adanya rendah hati, kita akan terus merasa sudah benar dan tak perlu dinasihati. Kerendahan hati membuat kita menjadi mau mendengar dan mau memperbaiki diri. Sebab sering kali kita lalai mengkoreksi diri sendiri, makanya kita perlu orang lain untuk membantu mengkoreksi kita. Dan rendah hati membantu kita dalam menerima setiap masukan.
Pada intinya, rendah hati tak akan membuat kita menjadi manusia rendahan. Dengan rendah hati, orang lain tak akan menemukan celah untuk merendahkan kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar