Baik dan buruknya seseorang dinilai dari perbuatannya. Orang yang sering berbuat baik disebut orang baik. Orang yang gemar melakukan kejahatan disebut orang jahat.
.
.
Yang disebut perbuatan meliputi tiga pintu, yaitu perbuatan melalui jasmani, ucapan, dan pikiran. Ketika seseorang senantiasa bertindak, berucap, dan berpikir yang baik, maka ia pantas disebut orang baik. Sebaliknya, ketika seseorang bertindak, berucap, dan berpikir yang buruk maka ia pantas disebut orang yang tidak baik. .
.
Kriteria baik dan tidaknya perbuatan bisa dilihat dengan tiga faktor. Perbuatan disebut baik jika itu tidak merugikan diri sendiri, orang lain, dan keduanya. Sebaliknya, perbuatan disebut buruk jika itu merugikan diri sendiri, orang lain dan keduanya. .
.
Satu-satunya cara menjadi orang baik adalah dengan berbuat baik. Yang bisa merubah diri kita menjadi orang baik hanyalah kita sendiri. Orang lain tak mampu merubah kita menjadi baik. Mereka hanya bisa menunjukkan dan mendukung, sementara kita sendiri yang harus berbuat.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mewujudkan Harapan
Berharap menjadi sukses dan hidup makmur merupakan harapan yang wajar bagi manusia pada umumnya. Kita semua mengakui itu. Tak ada satu pun ...
-
Sing Mbahu Rekso Bumi ini semakin kehilangan cara untuk mempertahankan diri. Terik panas belakangan ini terlihat semakin manjadi-jadi. Be...
-
Bagi sebagian orang, tertawa kadang menjadi pilihan untuk menyembunyikan derita yang tak perlu diumbar dan dibesar-besarkan. Tujuannya supay...
-
Berharap menjadi sukses dan hidup makmur merupakan harapan yang wajar bagi manusia pada umumnya. Kita semua mengakui itu. Tak ada satu pun ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar