Indonesia adalah negara majemuk yang terdiri dari banyak suku, budaya, kepercayaan, dan bahasa. Setiap suku dan daerah memiliki budaya, kepercayaan, dan bahasa yang berbeda-beda. Keanekaragaman yang bersatu inilah yang disebut Indonesia.
.
.
Indonesia sendiri terdiri lebih dari seribu tiga ratus suku bangsa. Dari Sabang sampai Merauke terdapat tujuh belas ribu lima ratus pulau dengan budaya dan tradisi yang berbeda-beda. Orang-orang dari berbagai macam daerah ini disatukan dengan satu bahasa, yaitu bahasa Indonesia. Meskipun begitu, terdapat sekitar lima ratus empat puluh enam bahasa daerah yang juga diakui oleh negara.
.
.
Sesungguhnya terdapat ratusan kepercayaan di Indonesia. Namun ada enam agama besar yang diakui negara, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Setiap agama memiliki kebebasan yang sama di mata negara. Oleh sebab itu, Indonesia bukanlah negara berbasis agama tertentu, tetapi berbasis Pancasila. Bhineka Tunggal Ika yang berarti meski berbeda-beda tetapi tetap satu adalah semboyan bangsa ini.
.
.
Toleransi adalah pondasi dalam membangun kerukunan di tengah-tengah perbedaan. Perbedaan suku, budaya, dan agama sesungguhnya bukanlah jurang pemisah yang mencerai beraikan Indonesia bila semboyan Bhineka Tunggal Ika masih diterapkan. Perselisihan dan ketegangan-ketegangan yang sempat terjadi belakangan ini adalah pertanda bahwa Indonesia sedang lemah toleransi. Sikap ingin menonjolkan agama sendiri dengan cara merendahkan agama yang lain mulai tampak meruncing. Bahkan kekerasan atas nama agama belakangan ini juga ditemukan. Ini sesungguhnya menjadi pengingat bagi kita semua, rakyat Indonesia, untuk menjaga persatuan dengan saling menghargai satu sama lain. Tidak ada yang lebih indah dari sebuah kerukunan. Dan saya percaya agama apapun pasti menyetujui kerukunan dan keharmonisan.
.
.
Di Pura Gua Lawah ini aku berdiri merindukan kedamaian dan keharmonisan seperti sedia kala. Pura ini adalah salah satu tempat peribadatan umat Hindu di Bali. Suasana sejuk membawa atmosfer kedamaian. Ya, memang Bali adalah salah satu pulau yang masyarakatnya masih menjaga kuat toleransi. Mari kokohkan kembali toleransi demi persatuan.
.
Kamis, 26 Juli 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mewujudkan Harapan
Berharap menjadi sukses dan hidup makmur merupakan harapan yang wajar bagi manusia pada umumnya. Kita semua mengakui itu. Tak ada satu pun ...
-
Sing Mbahu Rekso Bumi ini semakin kehilangan cara untuk mempertahankan diri. Terik panas belakangan ini terlihat semakin manjadi-jadi. Be...
-
Bagi sebagian orang, tertawa kadang menjadi pilihan untuk menyembunyikan derita yang tak perlu diumbar dan dibesar-besarkan. Tujuannya supay...
-
Berharap menjadi sukses dan hidup makmur merupakan harapan yang wajar bagi manusia pada umumnya. Kita semua mengakui itu. Tak ada satu pun ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar