Selagi masih ada pertemuan di sana pasti akan ada perpisahan. Pertemuan dan perpisahan adalah satu paket yang tidak dapat pisahkan. Berani bertemu, berarti harus berani berpisah pula. Mau atau tidak mau.
.
.
Berpisah dengan orang yang dicintai dan berkumpul dengan orang yang tidak disukai memang derita. Namun tak usah sedih atau resah. Ingat, semua punya kisah dan alasan. Berpikirlah positif bahwa ada alasan kebahagiaan di balik perpisahan. Hanya saja kebahagiaan yang tak harus disatukan. Kebahagiaan sendiri-sendiri dengan jalan masing-masing.
.
.
Suatu saat kau akan sadar bahwa perpisahan bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Bisa berpisah karena waktu dan jarak, bisa juga berpisah karena dunia yang berbeda, kematian. Kerelaan pada akhirnya menjadi keharusan yang mesti dipilih. Kalau tidak, menderita. Pada dasarnya yang menyebabkan penderitaan bukanlah perpisahannya, tapi ketidakrelaan di balik perpisahan. Maka relakanlah. Karena ketika keduanya sudah saling rela dan mengerti satu sama lain, tak ada yang ditinggalkan dan meninggalkan, tak ada yang disakiti dan menyakiti. Perpisahan itu ditempuh demi kebahagiaan sendiri-sendiri dengan jalan masing-masing.
Kamis, 26 Juli 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mewujudkan Harapan
Berharap menjadi sukses dan hidup makmur merupakan harapan yang wajar bagi manusia pada umumnya. Kita semua mengakui itu. Tak ada satu pun ...
-
Sing Mbahu Rekso Bumi ini semakin kehilangan cara untuk mempertahankan diri. Terik panas belakangan ini terlihat semakin manjadi-jadi. Be...
-
Bagi sebagian orang, tertawa kadang menjadi pilihan untuk menyembunyikan derita yang tak perlu diumbar dan dibesar-besarkan. Tujuannya supay...
-
Berharap menjadi sukses dan hidup makmur merupakan harapan yang wajar bagi manusia pada umumnya. Kita semua mengakui itu. Tak ada satu pun ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar