Rabu, 01 Agustus 2018

Hujan Badai

Geluduk menggelegar bersama deras hujan yang berjatuhan. Angin menyambar-nyambar apapun yang menghalanginya. Mengamuk mengobat-abitkan dengan sesukanya. Pepohonan dihantam dengan keras hingga jatuh ranting-ranting rapuh berserta daun-daunnya. Kabut tebal turut serta menyeramkan suasana dengan hawa dingin yang tak menentu.



Kota Colombo diguncang angin besar-besaran hari ini. Hujan badai mengguyur kota metropolitan sejak tadi malam. Amukan angin yang tak bisa diredakan menyebabkan beberapa bangunan runtuh dan pepohonan tumbang. Khususnya di bagian pesisir pantai, angin laut bertiup kencang hingga meluluhlantahkan beberapa rumah warga yang tinggal di pesisir pantai.

Musim hujan kali ini dianggap tak membawa berkah sebab hujan yang berlebihan menyebabkan beberapa bencana terjadi. Selain hujan badai, banjir juga menenggelamkan rumah-rumah warga di dataran rendah di sekitar sungai Kelaniya. Tanah longsor yang terjadi di daerah Kandy menyebabkan beberapa rumah warga terkubur.

Alam mengamuk sebagai respon tindakan manusia yang merusak alam. Alam itu seperti cermin, yang mana ketika manusia-manusia merusak alam, maka dengan sendirinya alam akan memberikan reaksi yang serupa. Alam sebenarnya sudah beberapa kali mengingatkan umat manusia supaya menjaga alam dan tidak merusaknya. Ketika manusia memperlakukan alam dengan baik, maka alam pun akan memenerikan perlakuan yang serupa. Alam adalah cermin dari tindakan manusia. Namun karena keserakahan manusia, alam dihabisi tanpa memikirkan dampaknya.

Hujan deras ini menyebabkanku tak bisa mengikuti perkuliahan. Dan aku mendapat kabar bahwa perkuliahan memang sengaja diliburkan sehubungan dengan cuaca buruk ini. Aku berdiam di dalam kamar menggarap tugas-tugas yang mesti dikerjakan. Namun sontak aku terbangun ketika pohon di samping kamarku tumbang akibat amukan angin yang berlangsung ribut bersama hujan.



Pohon itu tumbang menjatuhi bangunan vihara. Rimbun dedaunannya menyandar di atap bangunan. Namun sepertinya tidak banyak kerusakan, sebab pohon yang tumbang ini tidak terlalu besar dan kalah kuat dengan dinding bangunan vihara yang tebal dan kuat. Belum bisa dipastikan seberapa besar kerusakan bangunan, karena hujan masih turun lebat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mewujudkan Harapan

Berharap menjadi sukses dan hidup makmur merupakan harapan yang wajar bagi manusia pada umumnya. Kita semua mengakui itu. Tak ada satu pun ...