Kamis, 30 Agustus 2018

Bunuhlah kejahatan, tapi jangan penjahatnya

“Bunuhlah kejahatan, tapi jangan penjahatnya.” Kalimat ini mungkin terlihat sepele, namun sejatinya mengandung makna yang dalam. Ada pesan kemanusiaan yang ingin disampaikan melalui sepenggal kalimat tersebut.

Dalam bentuk apapun, kejahatan memiliki karakteristik yang merugikan, baik bagi si pelaku sendiri maupun orang-orang yang menjadi korban kasus kejahatan. Karena kejahatan adalah perbuatan yang merugikan, maka semua agama mengajarkan untuk tidak berbuat kejahatan. Semua agama melarang umatnya untuk berbuat kejahatan dan mendorong umatnya untuk senantiasa berbuat kebaikan. 

Meski kejahatan adalah perbuatan tercela dan dilarang oleh semua agama, kejahatan tetap dilakukan oleh sebagian orang. Makanya selain larangan, hukuman juga ditegakkan untuk memberikan sanksi kepada mereka yang melakukan kejahatan. Selain memberikan ancaman supaya orang-orang tidak melakukan kejahatan, hukum juga berfungsi sebagai badan yang bertugas memberikan hukuman dengan tujuan memberikan efek jera kepada si pelanggar hukum. 

Namun sebagian negara menetapkan bahwa setiap pelanggaran hukum yang berat akan memperoleh sanksi yang berat, bahkan hukuman mati bisa dijatuhkan kepada pelanggarnya. Kalimat “Bunuhlah kejahatan, tapi jangan penjahatnya” sepertinya cocok untuk direnungkan kembali sebelum hukuman mati dijatuhkan. Kalimat ini mengajak kita untuk senantiasa memanusiakan manusia dengan cara yang manusiawi. 

Hukuman mati bukanlah cara yang manusiawi sebab manusia seburuk dan sebejat apapun dia masih memiliki hak untuk hidup di muka bumi ini. Hukuman mati juga dinilai sebagai hukuman di luar perikemanusiaan. Sesungguhnya tidak ada yang ditakdirkan untuk menjadi penjahat kelas kakap. Maka dalam diri setiap orang juga memiliki potensi untuk memperbaiki diri dan bertaubat untuk tidak mengulang kejahatan yang serupa. Dengan alasan ini, hukuman mati bukanlah keputusan yang sesuai sebab siapa tahu orang yang dulu dianggap buruk bisa saja merubah perilakunya dan bisa bermanfaat bagi banyak orang.

Hukuman yang baik adalah hukuman yang mengedukasi dan merehabilitasi mental para penjahat. Jadi, selain memberikan efek jera kepada para pelanggar supaya tidak melakukan kejahatan yang serupa di masa depan, hukuman juga memberikan bekal pengetahuan yang baik untuk bisa diterapkan di dalam masyarakat setelah selesai menjalani masa hukuman.

Tidak semua kejahatan adalah murni karena kehendak sendiri. Beberapa orang melakukan kejahatan karena terdesak oleh paksaan orang lain maupun ekonomi. Kita harus melihat motif apa yang mendasarinya melakukan kejahatan. Kalau memang seseorang melakukan kejahatan karena faktor ekonomi, solusi terbaik untuk menuntaskan dan mencegah masalah yang serupa adalah dengan melibatkan pemerintah setempat untuk menyediakan lapangan pekerjaan dengan penghasilan yang layak untuk masyarakat. Ketika kesejahteraan masyarakat stabil, maka tingkat kejahatan pun akan menurun dengan sendirinya. 

Masih ada kemungkinan bagi orang yang melakukan kejahatan untuk memperbaiki diri. Yang jahat tidak akan selamanya menjadi jahat. Dunia masih memberikan kesempatan untuknya supaya bisa memperbaiki kesalahan dan tidak mengulang kesalahan yang pernah dilakukan sebelumnya. Makanya jangan putus kesempatan itu dengan hukuman mati. Berilah ia kesempatan untuk melakukan kebajikan demi menutup kesalahan-kesalahan yang pernah ia lakukan sebelumnya. Hukuman mati bukanlah solusi yang manusiawi. 

Yang terpenting dalam memberantas kejahatan bukanlah dengan menghabisi para penjahatnya, melainkan bagaimana supaya orang-orang tidak melakukan kejahatan dan berhenti melakukan kejahatan. Hukuman tak akan diberlakukan kalau orang-orang patuh pada hukum dan tidak melanggar hukum. Tak akan ada yang disebut penjahat kalau orang-orang tidak melakukan kejahatan. Jadi ‘Bunuhlah kejahatan’ dengan cara memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat. ‘Jangan bunuh penjahatnya’ karena penjahat sekalipun masih memiliki kemungkinan untuk bertaubat dan berubah menjadi orang yang baik di masa depan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mewujudkan Harapan

Berharap menjadi sukses dan hidup makmur merupakan harapan yang wajar bagi manusia pada umumnya. Kita semua mengakui itu. Tak ada satu pun ...